Aktivitas ini merupakan bagian dari program pembinaan pertanian yang bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan di Lapas Perempuan Medan sekaligus mendukung upaya swasembada pangan di lingkungan Lapas.
Hasil panen tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan internal lapas, dibagikan kepada keluarga WBP, serta menjadi bagian dari program penguatan ketahanan pangan di Lapas Perempuan Medan.
Kalapas Perempuan Medan, Agustinawati Nainggolan mengapresiasi kegiatan panen sayuran kangkung ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal yang berguna bagi mereka, baik selama di sini maupun setelah mereka kembali ke masyarakat,” Ujar Agustina.
Program ini membuktikan bahwa pembinaan yang tepat dapat membentuk sikap positif dan kemandirian bagi para WBP, sekaligus mendukung visi Lapas yang lebih produktif dan konstruktif.(JN)