Menteri HAM Natalius Pigai didapuk sebagai pembina apel menegaskan, pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di momen perayaan hari besar keagamaan. Juga mengimbau seluruh peserta mudik untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kesehatan agar dapat sampai ke tujuan dengan selamat. Menegaskan bahwa mudik bukan hanya sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara.
Apel pelepasan ini menjadi simbol komitmen Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung kelancaran mudik bagi pegawai dan masyarakat, serta memastikan perjalanan yang aman dan nyaman hingga ke kampung halaman masing-masing.(JN)