Dikatakan Fauzi, program ini bertujuar sebagai salah satu upaya strategis lalam memberdayakan generasi muda di LPKA Medan serta sejalan dengar visi dan misi Asta Cita yang dideklarasikan oleh Presiden Prabowo Subianto yakni memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia SDM), sains, teknologi, pendidikan kesehatan, prestasi olahraga kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.
Harapan kami dengan kehadirar posyandu di LPKA Medan ini menjadi sebuah wadah untuk mendorong mereka melek akan pengetahuan entang kesehatan, serta bertemu dengan teman sebaya, mengobrol, dan bertukar pikiran bisa saling memberikan motivasi dan sugestif positif yang baik bagi perkembangan psikologis mereka," harap Fauzi.
Sementara itu, dr. Renny Nasution selaku Dokter Madya sekaligus Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Puskesmas Helvetia Medan menjelaskan bahwa posyandu remaja di wilayah kerja uskesmas Helvetia Medan dibentul setelah pembentukan posyandu balita, posyandu ibu hamil dan posyandu lansia pada tahun 2019 sesuai arah kebijakan dari Kementerian Kesehatan.(JN)