Sholat IED dimulai pada pukul 07.00 WIB dan dipimpin oleh imam serte thatib yang berasal dari kalangar ulama setempat. Dalam khutbahnya, chatib mengingatkan pentingnyÉ™ nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, serta taubat dalam menjalani kehidupan.
Kepala Lapas Lhokseumawe, Wahyu Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan suasana kebersamaan lan kehangatan bagi warga binaan d momen Hari Raya Idul Fitri.
Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap dapat merasakan kebahagiaan Idul Fitri meskipun berada di dalam Lapas. Ini juga menjadi nomen refleksi diri bagi mereka," uja Wahyu Prasetyo
Setelah sholat, acara dilanjutkan dengan saling bermaafan antara petugas dan warga binaan, mencerminkan semangat Idul Fitri yang penuh dengan nilai silaturahmi dan kebersamaan.
Suasana haru dan kebersamaan sangaf terasa dalam perayaan ini. Salah seorang warga binaan mengungkapkan rasa syukurnya karena tetap bisa melaksanakan sholat Idul Fitri secara berjamaah meski dalam keterbatasan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan warga binaan dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah serta memiliki semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.(JN)